halaman utama

Ketentuan


Kriteria Calon Peserta Didik Baru


Kriteria calon peserta didik baru dikategorikan sebagai berikut

  1. Calon Peserta Didik Kategori Dalam Kota merupakan :
    1. calon peserta didik yang berasal dari sekolah di Wilayah Kota Surabaya dan merupakan warga Surabaya yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK).
    2. calon peserta didik yang berasal dari sekolah di Wilayah Kota Surabaya dan bukan warga Surabaya yang orang tuanya dipindahtugaskan karena perintah jabatan di Surabaya meliputi Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), Anggota Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Pusat, Karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan dilampirkan Surat Keputusan Pindah Tugas atau dokumen lain yang sejenis, serta memiliki surat keterangan domisili di wilayah Kota Surabaya yang dikeluarkan oleh Kecamatan maksimal setelah 6 (enam) bulan penempatannya di Surabaya.
  2. Calon Peserta Didik Kategori Mutasi merupakan :
    1. calon peserta didik yang berasal dari sekolah di luar Wilayah Kota Surabaya dan merupakan warga Surabaya yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK).
    2. calon peserta didik yang berasal dari sekolah di luar Wilayah Kota Surabaya yang orang tuanya dipindahtugaskan karena perintah jabatan di Surabaya meliputi Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), Anggota Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Pusat, Karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan dilampirkan Surat Keputusan Pindah Tugas atau dokumen lain yang sejenis, serta memiliki surat keterangan domisili di wilayah Kota Surabaya yang dikeluarkan oleh Kecamatan maksimal setelah 6 (enam) bulan penempatannya di Surabaya.
  3. Calon Peserta Didik Kategori Rekomendasi Dalam Kota merupakan calon peserta didik yang berasal dari sekolah di Wilayah Kota Surabaya tetapi bukan warga Surabaya. Pagu yang tersedia adalah 1% dengan pembulatan ke atas baik dari pagu kota maupun pagu sekolah.
  4. Calon Peserta Didik Kategori Luar Kota merupakan calon peserta didik yang berasal dari sekolah di luar Wilayah Kota Surabaya dan bukan warga Surabaya. Pagu yang tersedia adalah 1% dengan pembulatan ke atas baik dari pagu kota maupun pagu sekolah.
  5. Kartu Keluarga yang diakui sebagai dasar pendaftaran dan penerimaan calon peserta didik adalah Kartu Keluarga yang diterbitkan paling lambat 1 Januari 2012 apabila calon peserta didik tidak menjadi satu dengan orang tua kandung.
  6. Jika calon peserta didik menjadi satu dengan orang tua kandung dalam satu Kartu Keluarga Kota Surabaya maka tidak diberlakukan pembatasan tanggal penerbitan Kartu Keluarga sebagaimana ketentuan ayat 5.
  7. Calon Peserta Didik Kategori Khusus merupakan calon peserta didik sebagai berikut :
    1. calon Peserta Didik Prestasi Olah Raga;
    2. calon Peserta Didik Prestasi Akademis dan Non-Akademis;
    3. calon Peserta Didik Inklusif;
    4. calon Peserta Didik Mitra Warga;
    5. calon Peserta Didik Baru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satu Lokasi;
  8. Pagu Calon Peserta Didik Baru Mitra Warga, sebesar 5% dengan pembulatan ke atas dari pagu masing-masing sekolah.

Persyaratan Umum Calon Peserta Didik


  1. Persyaratan calon peserta didik kelas 1 (satu) SDN adalah :
    1. berusia 7 (tujuh) sampai dengan 12 (dua belas) tahun wajib diterima;
    2. berusia 6 (enam) tahun dapat diterima, apabila kelas masih belum terpenuhi, anak berusia 5 ½ (lima setengah) tahun dapat diterima dengan mendapatkan rekomendasi tertulis dari psikolog;
    3. tidak boleh diadakan tes yang bersifat akademis dan hanya berdasarkan kedekatan lokasi sekolah dan usia calon peserta didik.
  2. Persyaratan calon peserta didik kelas VII SMPN adalah :
    1. berusia setinggi – tingginya 18 (delapan belas) tahun pada awal tahun pelajaran;
    2. telah tamat dan dinyatakan lulus SD/Program Paket A serta bagi :
      1. lulusan SD, harus memiliki Ijazah dan SKHUN; atau
      2. lulusan Program Paket A, harus memiliki Ijazah, STK/STL dan Danem/Danun Program Paket A setara SD.
  3. Persyaratan calon peserta didik kelas X SMAN adalah :
    1. berusia setinggi – setingginya 21 (dua puluh satu) tahun pada awal tahun pelajaran;
    2. telah tamat dan dinyatakan lulus SMP/Program Paket B serta bagi :
      1. lulusan SMP, harus memiliki Ijazah dan SKHUN; atau
      2. lulusan Program Paket B, harus memiliki Ijazah, STK/STL dan Danem/Danun Program Paket B setara SMP.
  4. Persyaratan calon peserta didik kelas X SMKN adalah :
    1. berusia setinggi – setingginya 21 (dua puluh satu) tahun pada awal tahun pelajaran;
    2. memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan spesifik bidang/program keahlian di sekolah yang dituju;
    3. telah tamat dan dinyatakan lulus SMP/Program Paket B serta bagi :
      1. lulusan SMP, harus memiliki Ijazah dan SKHUN; atau
      2. lulusan Program Paket B, harus memiliki Ijazah, STK/STL dan Danem/Danun Program Paket B setara SMP.

Tata Cara Penerimaan Peserta Didik Baru Sekolah Dasar (SDN)


  1. Pendaftaran calon peserta didik baru untuk jenjang SDN dilakukan secara online melalui masing-masing sekolah, UPTD dan Kantor Kelurahan seluruh wilayah Kota Surabaya.
  2. Guna menunjang kelancaran pelaksanaan pendaftaran secara online sebagaimana dimaksud pada ayat 1, sekolah-sekolah yang membantu pelayanan PPDB wajib menyediakan fasilitas internet.
  3. Penggunaan fasilitas internet sebagaimana dimaksud pada ayat 2 dilakukan pada jam kerja.
  4. Pendaftaran calon peserta didik baru sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dan ayat 2, dilaksanakan dengan memperhatikan jadwal yang telah ditentukan, melalui tahapan sebagai berikut :
    1. sosialisasi kepada masyarakat;
    2. pendaftaran peserta didik baru;
    3. pengumuman peserta didik yang diterima;
    4. daftar ulang; dan
    5. pemenuhan pagu.
  5. Pendaftaran calon peserta didik baru dilakukan dengan menyampaikan copy dokumen sebagai berikut :
    1. Kartu Keluarga dimana calon peserta didik tercantum
    2. Akta Kelahiran
    3. Ijazah TK atau sederajat bila ada.
  6. Calon Peserta Didik Baru SDN mendaftar dan memilih 1 (satu) sekolah melalui sistem online di sekolah yang dituju atau kantor UPTD dan Kantor Kelurahan Terdekat.
  7. Calon peserta didik yang mendaftar disusun berdasarkan total penjumlahan skor usia dengan skor Alamat Tempat Tinggal dan selanjutnya jumlah calon peserta didik yang diterima maksimal sama dengan jumlah pagu kelas 1 (satu) SDN yang bersangkutan dengan ketentuan sebagai berikut :

    NO

    USIA (Tahun, Bulan)

    SKOR

    1

    7 Keatas

    10

    2

    6,7 - 6,11

    8

    3

    6 - 6,6

    6

    4

    5,6 - 5,11

    4

    NO

    ALAMAT TEMPAT TINGGAL

    SKOR

    1

    Satu RT

    10

    2

    Satu RW

    8

    3

    Satu Kelurahan

    6

    4

    Satu Kecamatan

    5

    5

    Luar Kecamatan

    3

    7

    Luar Kota/Propinsi

    2

  8. Apabila terjadi kesamaan jumlah total skor dari beberapa calon peserta didik, maka prioritas diberikan kepada calon peserta didik:
    1. berdekatan dengan sekolah sesuai ketentuan nomor 7;
    2. waktu pendaftaran.
  9. Pada saat daftar ulang harus membawa dokumen asli kartu keluarga dan akta kelahiran untuk dilakukan verifikasi atas foto copy dokumen dan isian online yang ada di sistem.
  10. Pendaftaran dan daftar ulang di SDN yang dituju tidak dipungut biaya apapun.

Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Umum


Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Umum dilakukan untuk SMPN, SMAN dan SMKN dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Pendaftaran calon peserta didik baru jalur umum untuk jenjang SMPN, SMAN dan SMKN dilakukan secara online :
    1. Dalam Kota: Dilaksanakan mulai tanggal 06 Juli 2015 pukul 00.00 WIB sampai tanggal 09 Juli 2015 pukul 23.59 WIB.
    2. Luar Kota, Mutasi, Lulusan Tahun Lalu dan Kejar Paket A/B :
      1. Dilaksanakan mulai tanggal 06 Juli 2015 mulai pukul 00.00 WIB sampai tanggal 09 Juli 2015 pukul14.00 WIB
      2. Wajib melakukan Verifikasi setelah pendaftaran di SMPN/SMAN/SMKN terdekat di Kota Surabaya.
      3. Verifikasi dapat dilakukan mulai tanggal 06 Juli 2015 s.d. 09 Juli 2015 pukul 08.00 WIB s.d. pukul 16.00 WIB.
  2. Jadwal diatas bersifat tentatif menyesuaikan ketentuan dari Pemerintah Pusat.
  3. Guna menunjang kelancaran pelaksanaan pendaftaran secara online sebagaimana dimaksud pada ayat 1, sekolah-sekolah yang membantu pelayanan PPDB wajib menyediakan fasilitas internet.
  4. Penggunaan fasilitas internet sebagaimana dimaksud pada ayat 2, dilakukan pada jam kerja.
  5. Pendaftaran calon peserta didik baru sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dan ayat 2, dilaksanakan dengan memperhatikan jadwal yang telah ditentukan, melalui tahapan sebagai berikut :
    1. sosialisasi kepada masyarakat;
    2. ujicoba pendaftaran peserta didik baru;
    3. pendaftaran peserta didik baru;
    4. pengumuman peserta didik yang diterima;
    5. daftar ulang; dan
    6. pemenuhan pagu.
  6. Calon peserta didik baru SMPN dapat memilih maksimum 2 (dua) Sekolah, 1 (satu) sekolah di dalam Sub Rayon Wilayah dan 1 (satu) Sekolah boleh di dalam atau di luar Sub Rayon Wilayah dan urutan pilihan sekolah dapat ditentukan secara bebas.
  7. Calon peserta didik baru SMAN dapat memilih maksimum 2 (dua) Sekolah, 1 (satu) sekolah di dalam Sub Rayon Wilayah dan 1 (satu) Sekolah boleh di dalam atau di luar Sub Rayon Wilayah dan urutan pilihan sekolah dapat ditentukan secara bebas.
  8. Calon peserta didik baru SMKN dapat memilih 1 (satu) SMKN dengan pilihan 2 (dua) Kompetensi Keahlian.
  9. Penerimaan peserta didik baru untuk SMPN dilakukan dengan menyusun peringkat NUS yang tertera dalam SKHUS SD (Mata pelajaran : Bahasa Indonesia, Matematika, IPA) dengan memperhatikan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
  10. Penerimaan peserta didik baru untuk SMAN dan SMKN dilakukan dengan menyusun peringkat NUN yang tertera dalam SKHUN SMP dengan memperhatikan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
  11. Apabila terjadi kesamaan NUS/NUN dari beberapa peserta, maka prioritas diberikan kepada :
    1. Untuk SMPN dilihat nilai yang lebih tinggi dari SKHUS dengan urutan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, selanjutnya urutan wilayah asal sekolah pendaftar, Sub Rayon asal sekolah pendaftar serta waktu pendaftaran.
    2. Untuk SMAN dilihat nilai yang lebih tinggi dari SKHUN dengan urutan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Bahasa Inggris, selanjutnya urutan wilayah asal sekolah pendaftar, Sub Rayon asal sekolah pendaftar, serta waktu pendaftaran.
    3. Untuk SMKN dilihat nilai yang lebih tinggi dari SKHUN dengan urutan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Bahasa Inggris, selanjutnya urutan waktu pendaftaran.
  12. Calon Peserta Didik Baru SMPN dan SMAN dalam Kota Surabaya, penentuan Wilayah dan Sub Rayon berdasarkan Sekolah Asal.
  13. Calon Peserta Didik Baru SMPN dan SMAN kategori mutasi, penentuan Wilayah dan Sub Rayon berdasarkan Alamat Tempat Tinggal.
  14. Calon Peserta Didik Baru SMPN dan SMAN Luar Kota Surabaya, penentuan Wilayah dan Sub Rayon berdasarkan pilihan calon peserta didik baru.
  15. Calon Peserta Didik Baru SMPN, SMAN dan SMKN dari Luar Kota Surabaya, yang dinyatakan diterima di sekolah Surabaya, harus melampirkan rekomendasi keluar dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota asal pada saat daftar ulang.
  16. Calon Peserta Didik Baru dinyatakan dapat diterima sebagai peserta didik baru apabila telah dinyatakan diterima melalui pengumuman di masing-masing sekolah negeri yang bersangkutan mendaftar dan telah disahkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya serta telah melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
  17. Terhadap calon peserta didik baru yang berasal dari luar kota dan lulusan tahun lalu harus dilakukan verifikasi data.
  18. Verifikasi data sebagaimana dimaksud pada ayat 15, dilakukan untuk mengetahui kebenaran data yang telah dimasukkan oleh calon peserta didik pada Sistem Online.
  19. Calon Peserta Didik Baru yang dinyatakan diterima dan tidak daftar ulang sampai batas waktu yang ditetapkan maka dianggap mengundurkan diri.
  20. Pendaftaran dan daftar ulang bagi Peserta Didik Baru di sekolah yang dituju tanpa dibebani biaya apapun.

Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Sekolah Kawasan


Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Sekolah Kawasan dilakukan untuk SMPN dan SMAN dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Pendaftaran calon peserta didik baru jalur sekolah kawasan untuk jenjang SMPN dan SMAN dilakukan secara online:
    1. Dalam Kota: Dilaksanakan mulai tanggal 01 Juli 2015 pukul 00.00 WIB sampai tanggal 03 Juli 2015 pukul 23.59 WIB
    2. Luar Kota, Mutasi, Lulusan Tahun Lalu dan Kejar Paket A/B :
      1. Dilaksanakan mulai tanggal 01 Juli 2015 mulai pukul 00.00 WIB sampai tanggal 03 Juli 2015 pukul 14.00 WIB.
      2. Wajib melakukan Verifikasi setelah pendaftaran di SMPN/ SMAN/ SMKN terdekat di Kota Surabaya.
      3. Verifikasi dapat dilakukan mulai tanggal 01 Juli 2015 s.d. 03 Juli 2015 pukul 08.00 WIB s.d. pukul 16.00 WIB.
  2. Jadwal diatas bersifat tentatif menyesuaikan ketentuan dari Pemerintah Pusat.
  3. Guna menunjang kelancaran pelaksanaan pendaftaran secara online sebagaimana dimaksud pada ayat 1, sekolah-sekolah yang membantu pelayanan PPDB wajib menyediakan fasilitas internet.
  4. Penggunaan fasilitas internet sebagaimana dimaksud pada ayat 2 dilakukan pada jam kerja.
  5. Pendaftaran calon peserta didik baru sebagaimana dimaksud pada ayat 1, dilaksanakan dengan memperhatikan jadwal yang telah ditentukan, melalui tahapan sebagai berikut :
    1. sosialisasi kepada masyarakat;
    2. uji coba pendaftaran peserta didik baru;
    3. pendaftaran peserta didik baru;
    4. Tes potensi akademik (TPA);
    5. pengumuman peserta didik yang diterima;
    6. daftar ulang; dan
    7. pemenuhan pagu.
  6. Sekolah yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan sebagai sekolah Kawasan adalah sebagai berikut :
    1. SMP Negeri
      1. Wilayah Utara : SMPN 2, 15
      2. Wilayah Timur : SMPN 19, 35
      3. Wilayah Barat : SMPN 25, 26
      4. Wilayah Pusat : SMPN 1, 3, 6
      5. Wilayah Selatan : SMPN 12, 22
    2. SMA Negeri
      1. Wilayah Utara : SMAN 3, 19
      2. Wilayah Timur : SMAN 16, 20
      3. Wilayah Barat : SMAN 11, 13
      4. Wilayah Pusat : SMAN 1, 2, 5, 6
      5. Wilayah Selatan : SMAN 15, 21
  7. Calon peserta didik baru jalur sekolah kawasan dapat memilih 1 (satu) pilihan sekolah yang dituju sesuai wilayah sekolah asal dan 1 (satu) sekolah di dalam atau di luar wilayah sekolah asal.
  8. Calon peserta didik baru jalur sekolah kawasan selain harus memenuhi persyaratan umum juga harus memenuhi persyaratan khusus sebagai berikut :
    1. Memenuhi standar nilai total US/UN minimal untuk jenjang:
      1. SMP 255,00 (rata-rata 85,00) dengan bobot penilaian 40%.
      2. SMA 320,00 (rata-rata 80,00) dengan bobot penilaian 40%.
    2. Mengikuti Test Potensi Akademik dengan bobot penilaian 60%;
  9. Penerimaan peserta didik baru untuk SMPN dan SMAN jalur sekolah kawasan dilakukan dengan menyusun peringkat nilai total dari NUS/NUN dengan bobot 40% dan Nilai Test Potensi Akademik dengan bobot 60%.
  10. Apabila terjadi kesamaan nilai total NUS/NUN dan Nilai Test Potensi Akademik sebagaimana ayat 8 dari beberapa peserta, maka prioritas diberikan kepada :
    1. Untuk SMP dilihat nilai yang lebih tinggi dari SKHUS dengan urutan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, selanjutnya urutan waktu pendaftaran.
    2. Untuk SMA dilihat nilai yang lebih tinggi dari SKHUN dengan urutan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Bahasa Inggris, selanjutnya urutan waktu pendaftaran.
  11. Calon peserta didik baru SMPN dan SMAN dari Luar Kota Surabaya, yang dinyatakan diterima di sekolah Surabaya, harus melampirkan rekomendasi keluar dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota asal pada saat daftar ulang.
  12. Calon peserta didik baru dinyatakan dapat diterima sebagai peserta didik baru apabila telah dinyatakan diterima melalui pengumuman di masing-masing sekolah negeri yang bersangkutan mendaftar dan telah disahkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya serta telah melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
  13. Terhadap calon peserta didik baru yang berasal dari luar kota dan lulusan tahun lalu harus dilakukan verifikasi data.
  14. Verifikasi data sebagaimana dimaksud pada ayat 12, dilakukan untuk mengetahui kebenaran data yang telah dimasukkan oleh calon peserta didik baru pada Sistem Online.
  15. Calon Peserta Didik Baru yang dinyatakan diterima dan tidak daftar ulang sampai batas waktu yang ditetapkan maka dinyatakan mengundurkan diri dan tidak diperbolehkan mendaftar di Jalur Umum.
  16. Daftar ulang bagi Peserta Didik Baru di sekolah yang dituju tanpa dibebani biaya apapun.
  17. Calon Peserta Didik Baru yang telah dinyatakan diterima dan daftar ulang di Sekolah Kawasan tidak dapat mendaftar di Jalur Umum
  18. Calon peserta didik baru yang tidak diterima melalui jalur sekolah kawasan dapat mendaftar melalui jalur umum.

Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Khusus Mitra Warga


Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Khusus Mitra Warga dilakukan untuk SMPN, SMAN dan SMKN dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Pendaftaran calon peserta didik baru jalur khusus mitra warga dilakukan secara offline melalui masing-masing sekolah yang dituju pada tanggal 27 Juni 2015 s.d. 30 Juni 2015 pukul 08.00 WIB s.d. pukul 16.00 WIB.
  2. Pendaftaran calon peserta didik baru jalur mitra warga, melalui tahapan sebagai berikut :
    1. sosialisasi kepada masyarakat;
    2. pendaftaran peserta didik baru;
    3. pengumuman peserta didik yang diterima;
    4. daftar ulang;
  3. Persyaratan calon peserta didik mitra warga selain harus memenuhi persyaratan umum calon peserta didik, juga harus melampirkan :
    1. fotocopy Data Keluarga Miskin Pemerintah Kota Surabaya / Surat Keterangan Miskin (SKM) yang masih berlaku dengan menunjukkan aslinya;
    2. fotocopy Kartu Keluarga Penduduk Kota Surabaya dengan menunjukkan aslinya;
    3. data dalam poin a dan b selanjutnya akan diverifikasi dengan data yang tercatat dalam database Pemerintah Kota Surabaya dan atau dilakukan verifikasi lapangan oleh pihak sekolah atau Tim Verifikasi Pemerintah Kota Surabaya.
  4. Hasil verifikasi yang telah diteliti oleh pihak sekolah atau Tim Verifikasi, disampaikan kepada Dinas Pendidikan dan dijadikan salah satu dasar pertimbangan penerimaan peserta didik Mitra Warga.
  5. Calon peserta didik Mitra Warga SMPN dan SMAN dapat memilih 1 (satu) Sekolah yang dituju sesuai dengan wilayah dan Kecamatan Tempat Tinggal sesuai dengan Sekolah yang ditetapkan.
  6. Calon peserta didik Mitra Warga SMKN dapat memilih 1 (satu) Kompetensi Keahlian dalam 1 (satu) Sekolah yang dituju sesuai dengan Wilayah dan Kecamatan Tempat Tinggal sesuai dengan Sekolah yang ditetapkan.
  7. Penerimaan peserta didik Mitra Warga dilakukan dengan menyusun peringkat NUS/NUN yang tertera dalam SKHUS/SKHUN dalam wilayah Kecamatan Tempat Tinggal calon peserta didik.
  8. Apabila terjadi kesamaan NUS/NUN dari beberapa peserta, maka prioritas diberikan kepada :
    1. Untuk SMPN dilihat nilai yang lebih tinggi dari SKHUS dengan urutan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, serta waktu pendaftaran;
    2. Untuk SMAN dilihat nilai yang lebih tinggi dari SKHUN dengan urutan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Bahasa Inggris, serta waktu pendaftaran;
    3. Untuk SMKN dilihat nilai yang lebih tinggi dari SKHUN dengan urutan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Bahasa Inggris, serta urutan waktu pendaftaran.
  9. Calon peserta didik baru Mitra Warga dinyatakan dapat diterima sebagai peserta didik baru apabila telah dinyatakan diterima melalui pengumuman di masing-masing sekolah negeri dimana yang bersangkutan mendaftar dan telah disahkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan telah melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
  10. Calon peserta didik baru yang mendaftar lebih dari satu sekolah akan dinyatakan gugur dari semua sekolah yang dipilih.
  11. Calon Peserta Didik Baru Mitra Warga yang dinyatakan diterima dan tidak daftar ulang sampai batas waktu yang ditetapkan maka dianggap mengundurkan diri dan tidak diperbolehkan mendaftar di Jalur Umum dan jalur sekolah kawasan.
  12. Pendaftaran dan daftar ulang bagi peserta didik baru jalur khusus mitra warga di sekolah yang dituju tanpa dibebani biaya apapun.

Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Khusus Prestasi Olah Raga


  1. Pendaftaran calon peserta didik baru jalur khusus prestasi Olah Raga dilakukan secara offline melalui Dinas Pendidikan pada tanggal 22 Juni 2015 s.d. 26 Juni 2015 pukul 08.00 WIB s.d pukul 16.00 WIB.
  2. Persyaratan calon peserta didik baru yang memiliki prestasi olah raga selain harus memenuhi persyaratan umum calon peserta didik baru, juga harus melampirkan :
    1. Fotocopy Kartu Keluarga penduduk kota Surabaya dengan menunjukkan aslinya;
    2. Fotocopy Sertifikat Kejuaraan yang dilegalisir oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya dengan menunjukkan aslinya dan atau;
    3. Fotocopy Sertifikat O2SN, POPDA dan POR yang dimiliki dengan menunjukkan aslinya
  3. Ketentuan Penerimaan Peserta Didik Prestasi Olah Raga adalah sebagai berikut :
    1. Peserta didik yang memiliki sertifikat kejuaraan untuk Cabang Olahraga (CABOR) sebagai berikut :
      • PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia);
      • PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia);
      • PERBASI (Persatuan Basket Seluruh Indonesia);
      • PGSI (Persatuan Gulat Seluruh Indonesia);
      • GBS/GABSI (Gabungan Bridge Surabaya/Gabungan Bridge Seluruh Indonesia);
      • PERCASI (Persatuan Catur Seluruh Indonesia);
      • PERPANI (Persatuan Panahan Indonesia);
      • PJSI (Persatuan Judo Seluruh Indonesia);
      • PERSANI (Persatuan Senam Indonesia);
      • IHS/PHSI (Ikatan Hockey Surabaya/Persatuan Hockey Seluruh Indonesia);
      • PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia);
      • ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia);
      • PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia);
      • PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia);
      • PERBASASI (Persatuan Base Ball dan Soft Ball Seluruh Indonesia);
      • PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia);
      • IPSI (Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia);
      • IKASI (Ikatan Anggar Seluruh Indonesia);
      • PELTI (Persatuan Tenis Indonesia);
      • PERTINA (Persatuan Tinju Amatir Nasional Indonesia);
      • PERBAKIN (Persatuan Menembak Indonesia);
      • PODSI (Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia);
      • PORLASI (Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia);
      • POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia);
      • FORKI (Federasi Olahraga Karate Indonesia);
      • PERKEMI (Persatuan Kempo Indonesia);
      • PSASI (Persatuan Ski Air Seluruh Indonesia);
      • PORSEROSI (Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia);
      • PDBI (Persatuan Drum Band Indonesia);
      • POBSI (Persatuan Olahraga Bilyard Seluruh Indonesia);
      • FASI (Federasi Aero Sport Indonesia);
      • NPC (Nasional Paralympic Committee);
      • PGI (Persatuan Golf Indonesia);
      • FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia);
      • PBI (Persatuan Bowling Indonesia);
      • PABBSI (Persatuan Angkat Besi Binaraga Seluruh Indonesia);
      • PSI (Persatuan Squash Indonesia);
      • TI (Tae Kwon Do Indonesia);
      • PSTI (Persatuan Sepak Takraw Indonesia);
      • WI (Wushu Indonesia);
      • KODRAT (Keluarga Olahraga Tarung Drajat);
      • IODI (Ikatan Olahraga Dansa Indonesia);
    2. Kejuaraan Daerah/Pekan Olahraga Provinsi Juara I, II, III Tingkat Provinsi.
    3. Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Juara I, II, III.
    4. Atlet yang mewakili di Tingkat Nasional dan Internasional yang ditugaskan secara resmi dari KONI.
    5. Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Juara I, II, III tingkat Propinsi Jawa Timur.
    6. Pekan Olah Raga (POR) SD Juara I, II, III tingkat Propinsi Jawa Timur.
    7. Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) minimal Juara I, II, III Tingkat Jawa Timur yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
    8. Cabang Olahraga Drum Band Juara I, II, III Tingkat Propinsi Jawa Timur sebanyak 22 orang/tim.
  4. Calon peserta didik baru jalur prestasi olahraga diusulkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya dan diverifikasi bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya dengan kelengkapan sebagai berikut :
    1. Foto kegiatan dan foto penerimaan trofi/medali/penghargaan sesuai dengan kejuaraannya;
    2. Fotocopy surat permohonan ijin mengikuti lomba dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ke sekolah asal;
    3. Fotocopy surat ijin mengikuti lomba dari sekolah asal;
    4. Surat keterangan dari sekolah asal yang menyatakan bahwa peserta didik tersebut memang berprestasi di bidangnya.
  5. Calon peserta didik baru jalur prestasi olahraga yang telah dinyatakan lolos verifikasi KONI dan Dispora, selanjutnya penempatan sekolah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya.
  6. Calon peserta didik jalur baru prestasi Olahraga yang dinyatakan diterima sudah tidak diperbolehkan mengikuti PPDB jalur umum dan jalur sekolah kawasan.
  7. Pendaftaran dan daftar ulang bagi peserta didik baru jalur khusus prestasi olahraga tanpa dibebani biaya apapun.

Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Khusus Prestasi Akademis


  1. Pendaftaran calon peserta didik baru jalur khusus Prestasi Akademis dilakukan secara offline melalui Dinas Pendidikan pada tanggal 22 Juni 2015 s.d. 26 Juni 2015 pukul 08.00 WIB s.d. pukul 16.00 WIB.
  2. Calon peserta didik baru yang berhak mengikuti jalur khusus prestasi akademis, adalah calon peserta didik yang memiliki prestasi akademis individu bukan kelompok;
  3. Persyaratan calon peserta didik baru Jalur Khusus Prestasi Akademis selain harus memenuhi persyaratan umum calon peserta didik, juga harus melampirkan :
    1. fotocopy Sertifikat Kejuaraan yang dimiliki dengan menunjukkan aslinya;
    2. fotocopy Kartu Keluarga Penduduk Kota Surabaya dengan menunjukkan aslinya.
  4. Ketentuan penerimaan peserta didik baru jalur khusus prestasi akademis adalah peserta didik baru yang memiliki prestasi mata pelajaran sebagai berikut :
    1. Lomba Sains/Olimpiade Tingkat Provinsi dan Nasional Juara I, II, dan III yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau menjadi peserta Olimpiade Sains tingkat internasional (IBO, IPHO, IMO, ICHO, IAO/IOAA dan IGSO) yang mewakili negara dan dibiayai oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
    2. Lomba Olimpiade Penelitian Sains Indonesia (OPSI) Juara I, II, dan III Tingkat Nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
    3. Peraih medali emas, perak dan perunggu Sains Camp tingkat nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
    4. Peraih medali emas, perak, perunggu lomba Karya Ilmiah Remaja (KIR) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
    5. Siswa Teladan (berprestasi) minimal Juara I tingkat Kota Surabaya yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
    6. Siswa Teladan (berprestasi) minimal Juara I, II, dan III tingkat Jawa Timur yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
  5. Penempatan sekolah bagi calon peserta didik baru jalur prestasi akademis yang telah dinyatakan diterima ditentukan oleh Dinas Pendidikan.
  6. Calon peserta didik baru jalur prestasi akademis yang dinyatakan diterima sudah tidak berhak mengikuti PPDB jalur umum dan jalur sekolah kawasan.
  7. Pendaftaran dan daftar ulang bagi peserta didik baru jalur khusus prestasi akademis tanpa dibebani biaya apapun.

Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Khusus Prestasi Non Akademis


  1. Pendaftaran calon peserta didik baru jalur khusus Prestasi Non Akademis dilakukan secara offline melalui Dinas Pendidikan pada tanggal 22 Juni 2015 s.d. 26 Juni 2015 pukul 08.00 WIB s.d. pukul 16.00 WIB.
  2. Persyaratan calon peserta didik Jalur Khusus Prestasi Non Akademis selain harus memenuhi persyaratan umum calon peserta didik, juga harus melampirkan :
    1. fotocopy Sertifikat Kejuaraan yang dimiliki dengan menunjukkan aslinya;
    2. fotocopy Kartu Keluarga Penduduk Kota Surabaya dengan menunjukkan aslinya.
  3. Calon peserta didik baru jalur khusus Prestasi Non Akademis, adalah calon peserta didik yang memenuhi kriteria sebagai berikut :
    1. Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Juara I, II,III tingkat Jawa Timur atau Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
    2. Pekan Seni Pelajar (PSP) Juara I, II,III tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur;
    3. LT IV Pramuka Juara I tingkat Propinsi Jawa Timur atau tingkat Nasional;
    4. Wakil Kota Surabaya atau Negara Republik Indonesia di Jambore Pramuka tingkat Internasional;
    5. Lomba Duta Lingkungan Juara I yang diselenggarakan Pemerintah Kota Surabaya;
    6. Lomba MTQ Juara I tingkat Kota Surabaya yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama;
    7. Lomba Robotika Juara I, II, III tingkat Nasional/Internasional;
    8. Lomba Pelajar Pelopor Juara I, II dan III tingkat Kota Surabaya yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya;
    9. Lomba Peneliti Belia Juara I, II dan III tingkat Kota Surabaya yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya.
  4. Calon peserta didik baru jalur prestasi Non Akademis yang telah dinyatakan diterima penempatan sekolah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya.
  5. Calon peserta didik Jalur Prestasi Non Akademis yang dinyatakan diterima sudah tidak berhak mengikuti PPDB Jalur Umum dan Jalur Sekolah Kawasan.
  6. Pendaftaran dan daftar ulang bagi peserta didik baru Jalur Khusus Prestasi Non Akademis tanpa dibebani biaya apapun.

Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Khusus Inklusif


  1. Pendaftaran calon peserta didik baru jalur khusus Inklusif dilakukan secara offline melalui masing-masing sekolah yang dituju pada tanggal 27 Juni 2015 s.d. 30 Juni 2015 pukul 08.00 WIB s.d. pukul 16.00 WIB.
  2. Ketentuan Penerimaan Peserta Didik Jalur Khusus Inklusif adalah Peserta Didik berkebutuhan khusus yang dapat mengikuti proses pembelajaran secara reguler di jenjang SDN, SMPN, SMAN dan SMKN dan memenuhi persyaratan sebagai berikut :
    1. jarak antara rumah ke sekolah;
    2. usia tidak melebihi 12 tahun untuk SD, 18 tahun untuk SMP dan 21 tahun untuk SMA/SMK per 30 Juni 2014;
    3. untuk SMA peserta didik tuna netra (A), tuna rungu (B), tuna daksa ringan (D);
    4. untuk SMK siswa tuna rungu/wicara (B);
  3. Sekolah yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan sebagai pelaksana sekolah Inklusif untuk jenjang SDN, SMPN, SMAN dan SMKN tercantum dalam daftar sekolah pelaksana program inklusif.
  4. Persyaratan calon peserta didik Inklusif selain harus memenuhi persyaratan umum juga harus melampirkan :
    1. Surat Keterangan tertulis dari Psikolog yang menyatakan bahwa peserta didik tersebut harus bersekolah di sekolah inklusif ;
    2. Fotocopy Kartu Keluarga Penduduk Kota Surabaya dengan menunjukkan aslinya.
  5. Pendaftaran dan daftar ulang bagi peserta didik baru Jalur Khusus Inklusif tanpa dibebani biaya apapun.

Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Khusus Satu Lokasi


  1. Pendaftaran calon peserta didik baru jalur khusus Satu Lokasi dilakukan secara offline melalui masing-masing sekolah yang dituju pada tanggal 27 Juni 2015 s.d. 30 Juni 2015 pukul 08.00 WIB s.d. pukul 16.00 WIB.
  2. Persyaratan Calon Peserta Didik Baru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) satu lokasi selain harus memenuhi persyaratan umum calon peserta didik juga harus memenuhi persyaratan khusus sebagai berikut :
    1. bukan merupakan lulusan tahun lalu;
    2. berasal dari SDN satu lokasi yang bersangkutan;
    3. harus memenuhi standar NUS minimal yang disepakati Kepala SDN dan Kepala SMP Negeri yang bersangkutan;
    4. fotocopy Kartu Keluarga Penduduk Kota Surabaya dengan menunjukkan aslinya.
  3. Ketentuan Penerimaan Peserta Didik SMP Negeri satu lokasi berasal dari lulusan SD Negeri yang satu lokasi, yaitu :
    1. SMP Negeri 28 dengan SDN Lidah Wetan II
    2. SMP Negeri 44 dengan SDN Sidotopo IV
    3. SMP Negeri 45 dengan SDN Mulyorejo I
    4. SMP Negeri 46 dengan SDN Pakis VIII
    5. SMP Negeri 47 dengan SDN Manukan Wetan IV
    6. SMP Negeri 48 dengan SDN Ngagel Rejo V
    7. SMP Negeri 50 dengan SDN Sukomanunggal I
    8. SMP Negeri 51 dengan SDN Balasklumprik I
    9. SMP Negeri 52 dengan SDN Medokan Semampir I
  4. Calon peserta didik baru jalur sekolah satu lokasi yang dinyatakan diterima sudah tidak berhak mengikuti PPDB jalur umum dan jalur sekolah kawasan
  5. Pendaftaran dan daftar ulang bagi peserta didik baru jalur khusus sekolah satu lokasi tanpa dibebani biaya apapun.

Ketentuan Tentang Pagu Untuk Calon Peserta Didik


  1. Pagu Calon Peserta Didik Baru Kategori Rekomendasi Dalam Kota untuk penerimaan peserta didik baru SDN, SMPN, SMAN dan SMKN sebesar 1% (satu persen) dengan pembulatan ke atas dari total Pagu Kota Surabaya dan total pagu masing-masing sekolah.
  2. Pagu Calon Peserta Didik Baru Kategori Luar Kota untuk penerimaan peserta didik baru SDN, SMPN, SMAN dan SMKN sebesar 1% (satu persen) dengan pembulatan ke atas dari total Pagu Kota Surabaya dan total pagu masing-masing sekolah.
  3. Pagu Calon Peserta Didik Baru Mitra Warga, sekurang-kurangnya 5% (lima persen) dengan pembulatan ke atas dari pagu masing-masing sekolah.
  4. Pagu Calon Peserta Didik Baru Inklusif pada sekolah reguler, yang dilayani dalam 1 (satu) rombel maksimal 5 (lima) peserta didik dengan tidak lebih dari 2 (dua) ketunaan dari masing-masing sekolah reguler penyelenggara inklusif.

Ketentuan Penerimaan Sebagai Peserta Didik


Calon Peserta Didik Baru dinyatakan dapat diterima sebagai Peserta Didik Baru secara sah apabila memenuhi ketentuan sebagai berikut:

  1. Calon Peserta Didik telah dinyatakan diterima melalui pengumuman di masing–masing sekolah dimana yang bersangkutan namanya tercantum dalam lembar pengumuman yang telah disahkan oleh Dinas Pendidikan.
  2. Calon Peserta Didik telah melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
  3. Bagi Calon Peserta Didik yang dinyatakan diterima dan tidak daftar ulang sampai batas waktu yang ditetapkan maka dianggap mengundurkan diri.

Ketentuan Tentang Pengisian Pemenuhan Pagu


  1. Penerimaan Calon Peserta Didik Baru untuk Pemenuhan Pagu dilaksanakan setelah Daftar Ulang Penerimaan Calon Peserta Didik Baru.
  2. Pemenuhan Pagu adalah pagu pendaftaran yang tidak diisi oleh Calon Peserta Didik Baru yang dinyatakan diterima, sampai batas waktu daftar ulang yang telah ditetapkan.
  3. Pemenuhan Pagu tidak berlaku bagi Calon Peserta Didik yang telah diterima di pilihan pertama untuk jalur umum maupun jalur kawasan.
  4. Mekanisme pengisian pemenuhan pagu Calon Peserta Didik Jalur Umum ditentukan berdasarkan peringkat dari Calon Peserta Didik Jalur Umum yang telah mendaftar di sekolah tersebut.
  5. Mekanisme pengisian Pemenuhan Pagu Calon Peserta Didik melalui Jalur Mitra Warga untuk pemenuhan pagu diambil dari Calon Peserta Didik Baru Mitra Warga di bawah peringkat yang telah ditetapkan berdasarkan peringkat dalam satu wilayah.
  6. Mekanisme pengisian pemenuhan pagu Calon Peserta Didik melalui Jalur Sekolah Kawasan dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

    1. Mekanisme pengisian pemenuhan pagu Calon Peserta Didik Jalur Kawasan ditentukan berdasarkan peringkat dari Calon Peserta Didik Jalur Kawasan yang telah mendaftar di sekolah tersebut.
    2. Jika pemenuhan pagu kurang dari satu rombel maka dipenuhi dari calon peserta didik baru dengan nilai urutan dibawah passing grade berdasarkan ranking pada masing-masing sekolah.
    3. Jika pemenuhan pagu lebih atau sama dengan satu rombel maka dipenuhi dari calon peserta didik baru melalui Jalur Umum.
  7. Calon Peserta didik yang diterima untuk pemenuhan pagu pada pilihan pertama, dari pilihan kedua yang diterima dan telah melakukan daftar ulang, maka tidak perlu melakukan pendaftaran ulang pada pilihan pertama dan secara langsung terdaftar sebagai Calon Peserta Didik Baru pada pilihan pertama.
  8. Calon Peserta didik yang sudah diterima pada pilihan kedua, berhak untuk menolak/mengikuti proses pemenuhan pagu dengan cara menandatangani surat pernyataan pada saat proses daftar ulang, dan selanjutnya yang menolak tidak akan diikutkan dalam proses perankingan pemenuhan pagu.

Ketentuan Tambahan


Apabila terdapat perbedaan pada hasil bukti cetak / printout pendaftaran calon peserta didik baru dengan data pada sistem PPDB Online, maka data yang dianggap valid dan digunakan adalah data terbaru yang terdapat pada Sistem PPDB Online.